Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Polisi Terima Laporan Penculikan Bocah 5 Tahun di Tanjungpinang

Skintific

Polsek Tanjungpinang Timur Selidiki Dugaan Penculikan Bocah 5 Tahun di Perumahan Puspandri

TANJUNGPINANG Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjungpinang Timur tengah menyelidiki laporan dugaan penculikan anak berusia 5 tahun di Perumahan Puspandri, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Bocah berinisial BAP diduga diculik saat sedang bermain di teras rumahnya, pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabar hilangnya anak tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

Skintific

Polisi Lakukan Penyelidikan dan Olah TKP

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Iptu P. Manurung, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban. Ia mengatakan, saat ini penyidik masih memproses laporan dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.

“Benar, laporan sudah kita terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Olah TKP juga sudah kita lakukan untuk memastikan kronologi peristiwa,” ujar Iptu Manurung kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

baca juga : STIE Pembangunan Beri Dukungan Penuh Aksi Kemanusiaan

Polisi juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor saat membawa korban.


Keterangan Orang Tua Korban

Ayah korban, Reynaldi, menjelaskan bahwa anaknya saat itu sedang bermain bersama sang nenek di depan rumah. Tiba-tiba, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam datang dan mengambil anaknya.

Polisi Terima Dugaan Penculikan Anak di Tanjungpunang - Kepri.info

“Anak saya sedang bersama neneknya di teras rumah. Tiba-tiba motor Vario hitam datang dan langsung membawa anak saya pergi,” ungkap Reynaldi dengan suara bergetar.

Mengetahui anaknya dibawa pergi, keluarga segera mencari keberadaan korban ke berbagai tempat di sekitar Tanjungpinang.


Keluarga Lakukan Pencarian ke Pelabuhan dan Bandara

Tidak tinggal diam, Reynaldi bersama anggota keluarga langsung menyisir sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi jalur keluar pelaku. Mereka mendatangi Bandara Raja Haji Fisabilillah, Pelabuhan SBP Tanjungpinang, hingga Pelabuhan Uban di Kabupaten Bintan.

“Saya sempat ke bandara, lalu ke Pelabuhan Uban. Sementara beberapa keluarga saya ke Pelabuhan SBP untuk memastikan anak saya tidak dibawa keluar dari Pulau Bintan,” ujarnya.

Upaya pencarian terus dilakukan sembari menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.


Polisi Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Pihak Polsek Tanjungpinang Timur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polisi juga meminta warga yang memiliki rekaman CCTV atau informasi mencurigakan di sekitar waktu kejadian agar segera melapor.

bavca juga : Bangun Sistem dan Mekanisme Transfer Dana Berbasis Kinerja

Kasus ini kini menjadi prioritas penyelidikan karena menyangkut keselamatan anak di bawah umur. Aparat terus berupaya mengungkap pelaku dan memastikan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.


Fokus pada Keselamatan Korban

Kanit Reskrim menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polresta Tanjungpinang dan stakeholder keamanan di pelabuhan serta bandara untuk memperluas pencarian. Polisi juga menyiapkan langkah-langkah pengamanan di seluruh jalur keluar-masuk kota.

“Kami fokus pada keselamatan korban. Semua pintu keluar Pulau Bintan sudah kami koordinasikan untuk antisipasi,” tegas Iptu Manurung.

Skintific